Stasiun Metro Moskwa Terbakar, Ribuan Orang Sempat Dievakuasi

Kompas.com - 06/06/2013, 09:33 WIB
EditorPalupi Annisa Auliani

MOSKWA, KOMPAS.com — Sebanyak 59 orang harus mendapatkan perawatan medis setelah kebakaran terjadi di dalam terowongan Stasiun Metro Moskwa, Rabu (5/6/2013). Menurut Kementerian Situasi Darurat Rusia, kebakaran terjadi pada jam sibuk, Rabu pagi waktu setempat. Ribuan orang sempat dievakuasi dari jalur kereta api itu.

Ada 11 orang yang harus dirawat di rumah sakit dan psikolog dikirimkan ke tempat kejadian untuk membantu orang-orang yang membutuhkan bantuan. Peringatan kebakaran telah menyebabkan evakuasi terhadap 4.500 penumpang kereta pada pagi itu.

Informasi dari kementerian tersebut menyatakan, kebakaran bermula dari terbakarnya kabel listrik di terowongan di dekat Okhotny Ryad, pada lintasan Metro Sokolnicheskaya, lintasan kereta bawah tanah tertua kota ini. Mahasiswa Moscow State University, Petr Sergeiivich (18), mengatakan, bau asap tercium saat dia masih berada di dalam kereta. Begitu mencapai Stasiun Okhotny Ryad, para penumpang disambut petugas polisi yang meminta mereka segera meninggalkan stasiun.

"Kami melihat asap besar di metro, tetapi tidak ada kepanikan di kerumunan," kata Petr. "Semua orang menunggu dengan cukup sabar.Para penumpang mengikuti instruksi dan bisa keluar dari stasiun bawah tanah dalam beberapa menit. Pada Rabu malam, layanan kereta di jalur tersebut sudah kembali normal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X