Tentara Perempuan Israel Berpose Nyaris Bugil di Facebook

Kompas.com - 05/06/2013, 14:37 WIB
EditorEgidius Patnistik

JERUSALEM, KOMPAS.com — Militer Israel, Minggu (2/6/2013), mengatakan, telah mendisiplinkan sekelompok tentara perempuan yang mem-posting sejumlah foto diri mereka dalam kondisi nyaris bugil sambil menenteng perlengkapan tempur di Facebook. Kasus itu merupakan episode terbaru yang melibatkan tentara muda Israel sehingga membuat malu angkatan bersenjata negara itu di media sosial.

Sebuah foto memperlihatkan empat tentara perempuan, yang baru direkrut, menanggalkan celana panjang yang merupakan seragam mereka demi menunjukkan thong yang mereka kenakan. Seorang perempuan dalam foto itu hanya mengenakan bra dan celana dalam saja. Sebuah foto lain menunjukkan lima tentara baru yang berpakaian minim dengan hanya mengenakan helm.

Walla, sebuah situs berita Israel, menampilkan foto-foto tersebut dengan wajah dan bagian tubuh yang terekspos dibuat kabur. Foto-foto tersebut mendapat sejumlah tanda "likes" di Facebook, bersamaan dengan banyak komentar antusias. Namun, antusiasme itu tidak dimiliki para komandan militer Israel, yang mengumumkan bahwa para tentara perempuan itu telah diberi peringatan tegas tentang perilaku mereka.

Dalam sebuah pernyataan, militer Israel (Israel Defence Forces/IDF) mengatakan, para perempuan muda itu telah bertindak "tidak pantas bagi tentara Israel". "Para komandan telah mendisiplinkan para prajurit itu," kata pernyataan itu. Pernyataan itu tidak mengidentifikasi para tentara tersebut atau memberikan rincian tentang hukuman terhadap mereka.


Seorang juru bicara IDF mengatakan, para perempuan itu tidak sedang bergabung dengan unit mereka saat insiden terjadi.

Para perempuan itu diketahui telah menjalani pelatihan dasar di sebuah sekolah pelatihan infanteri di Israel selatan. Situs web The Times of Israel mengatakan, berita tentang foto-foto itu telah dilaporkan secara luas di media Arab, tetapi setelah disensor secara ketat.

Beberapa tahun terakhir, militer Israel telah mendisiplinkan sejumlah tentara karena dinilai telah mem-posting sejumlah hal tak pantas ke media sosial. Sebuah video yang di-posting di YouTube tahun 2010 menunjukkan seorang tentara menari dengan gerakan cabul di sekitar perempuan Palestina yang ditutup matanya. Insiden itu menyusul penemuan sejumlah foto pada awal tahun tersebut yang menunjukkan seorang prajurit perempuan berpose di depan tahanan Palestina.

Tak lama setelah itu, militer Israel melarang para tentara menggunakan media sosial selagi berada di barak. Larangan itu merupakan sebuah upaya untuk mencegah posting-an memalukan di media sosial di masa depan.

Awal tahun ini, seorang tentara ditegur setelah mem-posting foto dirinya dalam kondisi telanjang dengan sebuah senjata dan menulis kicauan di Twitter yang bernada anti-Palestina. Insiden itu diikuti insiden lain di mana seorang prajurit di unit sniper Israel mem-posting sebuah foto yang memperlihatkan seorang anak Palestina berada di garis bidik senapan di halaman Instagram pribadinya.

Para pria dan perempuan Israel umumnya harus mengikuti wajib militer pada usia 18 tahun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Internasional
Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Internasional
Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Internasional
Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Internasional
Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Internasional
Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Internasional
Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Internasional
Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Internasional
Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Internasional
Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Internasional
Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Internasional
Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Internasional
Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Internasional
Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X