Kompas.com - 31/05/2013, 16:26 WIB
EditorErvan Hardoko

PHNOM PEHN, KOMPAS.com - Mantan pemimpin Khmer Merah Nuon Chea menyatakan penyesalan atas kekejaman yang dilakukan dibawah rezim Maoist dan mengaku bertanggung jawab.

Nuon Chea (86) menjalani persidangan atas pembantaian etnis dan kejahatan kemanusiaan.

Wakil pemimpin dibawah rezim Pol Pot itu merespon pertanyaan-pertanyaan dari anggota keluarga para korban Khmer Merah dalam sidang yang diadakan PBB di Phnom Penh.

Terdakwa lainnya, Khieu Samphan, mantan kepala negara rezim itu, juga menyatakan permintaan maaf kepada keluarga korban. Permohonan maaf adalah sesuatu yang langka.

Dua juta orang diyakini tewas dalam empat tahun rezim Khmer Merah dari 1975-1979.

Para korban adalah musuh-musuh rezim dan mereka umumnya disiksa dan dibunuh, sedangkan ratusan ribu orang lainnya mati kelaparan atau kelelahan akibat kebijakan untuk mengosongkan perkotaan dan memaksa warga bekerja di ladang.

Pol Pot meninggal dunia di akhir 1990an dan hingga saat ini, hanya satu pejabat tingkat senior Khmer Merah yang didakwa akibat kejahatan rezim.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baik Nuon Chea dan Khieu Samphan dulu mengatakan mereka percaya apa yang mereka lakukan adalah demi kepentingan bangsa dan tidak mengetahui adanya pembantaian besar-besaran.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.