Presiden Afganistan Kecam Taliban yang Kerap Serang Rakyat

Kompas.com - 30/05/2013, 21:25 WIB
EditorErvan Hardoko

KABUL, KOMPAS.com - Presiden Afganistan Hamid Karzai, Kamis (30/5/2013), mengecam kelompok Taliban yang justru menyerang rakyat Afganistan dan bukannya memerangi penyerang asing seperti klaim kelompok ini.

"Sangat jelas bahwa pertempuran mereka bukan melawan orang asing," kata Karzai dalam sebuah jumpa pers di Istana Kepresidenan Kabul.

Karzai menambahkan, Taliban juga kerap membunuh anggota Pasukan Keamanan Nasional Afganistan (ANSF) yang dibentuk demi mempertahankan kedaulatan Afganistan.

"Mengapa kalian membunuh seorang prajurit yang membela negerinya? Kalian menanam bom lalu meledakkan bom itu saat seorang prajurit melintas," ujar Karzai.

"Setiap hari kami kehilangan orang. 20, 30, 15 orang anggota ANSF. Dan jumlah mereka yang tewas terus bertambah dalam dua atau tiga tahun terakhir," lanjut Karzai.

Sebagian besar pasukan asing akan meninggalkan Afganistan pada akhir 2014. Namun, Afganistan dan AS tengah mendiskusikan kemungkinan sekelompok kecil tentara AS tetap berada di negeri itu.

Kedua negara sejauh ini belum sepakat soal jumlah personil dan lokasi yang ditentukan sebagai pangkalan tentara AS kelak.

Terkait perundingan ini, Karzai meminta rakyat Afganistan untuk bersabar karena tidak terlalu mendesak untuk mempercepat jalannya negosiasi.

"Kami ingin memastikan kepentingan Afganistan akan perdamaian, keamanan, akuntabilitas dan persahabatan tetap terakomodasi," Karzai menegaskan.

Dalam beberapa pekan terakhir kelompok Taliban mengintesifkan serangan bersenjata mereka setelah rencana serangan musim semi kurang berhasil.

Pada Rabu (28/5/2013), Taliban menyerang kompleks kantor gubernur Lembah Panjshir, salah satu daerah paling stabil dan damai di Afganistan sekaligus merupakan basis kekuatan anti-Taliban.

Di hari yang sama, Taliban menyerang sebuah kantor Palang Merah Internasional (ICRC) di kota Jalalabad. Ini merupakan serangan terhadap palang merah yang pertama sejak 1987.

Akibat serangan ini seorang penjaga kantor tewas namun polisi Afganistan berhasil menyelamatkan tujuh staf asing kantor tersebut.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X