Kompas.com - 30/05/2013, 17:09 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com -  Sampai saat ini, polisi Myanmar sudah menangkap 25 orang terkait kerusuhan dua hari berturut-turut di Lashio, Negara Bagian Shan di Utara Myanmar. Insiden kekerasan itu, tulis Xinhua pada Jumat (30/5/2013), sudah menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya.

Polisi Lashio menjelaskan tiga di antara 25 orang tersebut adalah warga Lashio. Sementara, polisi menutup semua jalur masuk ke Lashio untuk mendeteksi kehadiran orang di luar kawasan itu yang diduga memperkeruh kerusuhan.

Sampai dengan Kamis pagi, kondisi Lashio makin membaik. Meski, gerombolan massa masih berupaya membakar rumah seorang warga Muslim.  

Catatan menunjukkan, dalam kerusuhan itu, 5 rumah penduduk, 3 masjid, 1 bioskop, 4 gudang, 32 toko, 2 kendaraan, dan 11 sepeda motor dibakar atau dirusakkan.  

Menurut versi polisi, kerusuhan mulai terjadi pada Selasa (28/5/2013) siang. Kala itu, seorang perempuan penjual bensin dibakar dengan siraman bensin hingga terluka. Tersangka pelaku seorang pria dari Kengtung, di wilayah Lashio. "Waktu ditangkap polisi menemukan obat perangsang dari tersangka,"kata pernyataan polisi.

Warga yang marah mengepung kantor polisi dan menuntut agar pelaku dikeluarkan dari penjara polisi. Tampaknya, massa akan menghakimi sendiri pelaku itu.

Lantaran permintaan mereka tak dikabulkan, massa lalu bertindak anarkis. Kerusuhan sempat tak terelakkan sebelum akhirnya pihak keamanan bertindak tegas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.