Kompas.com - 30/05/2013, 17:07 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Berkas kasus pembunuhan, perkosaan dan pembakaran Ria Puspita Ristanti (17) dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman, Kamis (30/5/2013). Penyidik dari Polres Sleman juga menyerahkan tiga berkas atas nama tersangka Edi Nur Cahyo (20), Yonas Revalusi Anwar (18), Hardani (53) dan Khairil Anwar (40).

"Seluruhnya, ada empat berkas yang diterima hari ini. Sebelumnya pada bulan Mei 2013 lalu telah di serahkan berkas tiga tersangka lainnya, yakni Ganjar Siswanto, Muhamad Sarif Khoirudin, dan Sahrul," kata Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Sleman, Agus Eko Purnomo.

Agus menjelaskan, penyidik telah menetapkan tujuh orang tersangka dan hari ini berkasnya sudah komplit. "Targetnya minggu depan berkas akan segera dikirimkan ke pengadilan agar secepatnya bisa disidang," ujar Agus.

Sesampainya di kantor kejari Sleman, tiga tersangka yakni Edi, Yonas, Anwar dimasukkan di ruang tahanan pria. Sementara oknum anggota Polsek Kalasan, Briptu Hardani dibawa ke sel wanita yang saat ini sedang kosong.

"Sejak awal pemeriksaan, mereka memang tidak dicampur. Setelah ini, khusus tersangka Hardani akan kami titipkan di Mapolres Sleman," paparnya.

Agus mengungkapkan, pemisahan dilakukan karena alasan faktor keamanan serta menjaga agar Hardani tidak memengaruhi tersangka lain.

Menurutnya Pemeriksaan awal kasus ini terbilang sulit karena keterangan tersangka yang berubah-ubah. "Di awal mereka sempat memunculkan nama-nama fiktif untuk mengaburkan keterangan, semua itu merupakan rekayasa Hardani karena itu mereka harus dipisahkan," ujarnya.

Adapun barang bukti yang turut dilimpahkan antara lain tiga unit motor, satu sepeda onthel, satu buah pisau dapur, dan potongan balok kayu Para tersangka dijerat dengan dakwaan Pasal 81 Ayat 2 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, atau 286 primair Pasal 340 sub Pasal 338 KUHP, dan Pasal 181 KUHP. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.