Myanmar Rusuh Lagi

Kompas.com - 30/05/2013, 02:49 WIB
Editor

LASHIO, RABU - Kerusuhan sektarian di antara pemeluk agama mayoritas dan minoritas kembali pecah di Myanmar. Kali ini terjadi di Negara Bagian Shan, Myanmar timur laut. Saksi mata menyebut, sejumlah rumah ibadah, rumah yatim piatu, dan toko milik warga minoritas hancur dibakar, Selasa (28/5).

Ketegangan masih terjadi sepanjang Rabu. Ratusan warga kelompok mayoritas berkeliling menggunakan sepeda motor sambil mengacung-acungkan tongkat bambu dan besi.

Mereka melempari toko, rumah tinggal, dan tempat ibadah warga minoritas. ”Kami sekeluarga sangat ketakutan jika terjadi serangan. Kami bersembunyi di dalam rumah,” ujar salah seorang warga minoritas, Ko Maung Gyi.

Sementara itu, seorang warga lain yang enggan disebut namanya mengaku sangat cemas dengan apa yang bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan. ”Kami bahkan tak tahu harus bagaimana melewatkan malam ini,” ujar sang warga yang cemas itu.

Ia juga bercerita, warga sempat mengungsikan para anak yatim yang rumahnya dibakar massa. Sangat beruntung anak-anak yatim piatu itu tidak sampai menjadi sasaran keberingasan dan kemarahan massa yang datang menyerang.

Sementara itu, laporan tentang jumlah korban jiwa ataupun terluka masih belum diketahui secara pasti.

Menurut kepolisian setempat, kerusuhan dipicu aksi kriminal seorang pria warga minoritas terhadap seorang perempuan dari warga mayoritas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pria berusia 48 tahun itu menyerang dengan cara membakar perempuan berusia 24 tahun itu. Polisi menangkap dan menahan penyerang. Walaupun tak sampai membahayakan nyawanya, perempuan itu diketahui menderita luka bakar di beberapa bagian tubuhnya.

Insiden itulah yang kemudian memicu kemarahan warga mayoritas lainnya. Beberapa dari mereka mendatangi kantor polisi Lashio, tempat pria penyerang itu ditahan. Kerusuhan terjadi setelah polisi menolak menyerahkan pelaku kepada massa yang marah untuk dihakimi.

Pemerintah setempat juga menerapkan jam malam. ”Situasi berhasil kami kendalikan sekarang,” ujar seorang pejabat.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.