Taliban Serang Kantor Palang Merah di Jalalabad

Kompas.com - 29/05/2013, 22:23 WIB
EditorErvan Hardoko

JALALABAD, KOMPAS.com - Kelompok militan Taliban menyerang sebuah kantor Palang Merah di Jalalabad, Afganistan, Rabu (29/5/2013). Sejumlah aparat keamanan mengatakan selain ledakan, rentetan tembakan juga terdengar di kawasan itu.

"Informasi awal yang kami peroleh, dua orang bersenjata berada di dalam kantor Palang Merah dan tembakan terus berlangsung. Kami juga mendengar suara ledakan," kata juru bicara pemerintah provinsi, Ahmad Zia Abdulzai.

Sementara itu, juru bicara Komite Palang Merah Internasional (ICRC) di Kabul mengatakan belum bisa memberikan informasi rinci soal serangan itu.

Serangan ini terjadi di hari yang sama saat pasukan Afganistan menewaskan enam orang anggota kelompok militan yang menyerbu kantor gubernur Panjshir dalam sebuah serangan fajar di kawasan yang paling stabil di Afganistan itu.

Kedua serangan ini menyusul sebuah serangan besar di Kabul pada Jumat (24/5/2013). Saat itu, Taliban melakukan serangan bunuh diri dan menyerang kompleks permukiman internasional di pusat kota Kabul yang memicu pertempuran selama beberapa jam.

Dalam serangan di Kabul itu, empat anggota militan, satu orang polisi dan dua warga sipil tewas.

Sejumlah serangan bersenjata itu adalah bagian dari "serangan musim semi" yang dideklarasikan Taliban bulan lalu. Taliban bertekad untuk melakukan serangan bunuh diri yang akan mengakibatkan korban maksimal dan merusak stabilitas pemerintahan Presiden Hamid Karzai yang didukung Amerika Serikat.

Setelah seluruh 100.000 prajurit NATO ditarik mundur dari Afganistan pada 2014 mendatang, maka militer dan kepolisian Afganistan akan memegang peran utama dalam menjaga keamanan dan stabilitas negeri itu.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X