Kompas.com - 29/05/2013, 14:29 WIB
EditorErvan Hardoko

PARIS, KOMPAS.com — Kepolisian Perancis, Rabu (29/5/2013), menangkap seorang tersangka penikaman seorang prajurit Perancis di Paris akhir pekan lalu.

"Tersangka pelaku penusukan Sabtu malam lalu di La Defense (distrik bisnis Paris) sudah ditahan pagi ini," kata Menteri Dalam Negeri Perancis Manuel Valls.

Menteri Valls menambahkan tersangka ditangkap di kota Yvelines, sebelah barat kota Paris.

Sejumlah sumber yang dekat penyidik kasus ini mengatakan, tersangka berusia 22 tahun itu adalah pengikut sebuah aliran Islam tradisional, bahkan radikal, selama tiga atau empat tahun terakhir.

Namun, sumber itu menekankan bahwa proses penyidikan kasus ini masih dalam tahap awal dan tersangka tak pernah dikenal sebagai seorang yang beraliran radikal.

"Investigasi akan menentukan dalam titik mana tersangka memutuskan menjadi seorang yang radikal," kata sumber itu.

Selama ini, dari data kepolisian, tersangka hanya tercatat pernah melakuan sejumlah kejahatan kecil dan pencurian.

Sumber kepolisian yang lain mengatakan, tersangka teridentifikasi dari rekaman CCTV dan jejak DNA yang ditemukan dari barang-barang yang ditinggalkan dalam sebuah tas plastik di lokasi kejadian, termasuk sebilah pisau dan sebuah botol.

Kerja keras kepolisian ini sangat dihargai Pemerintah Perancis, yang disampaikan Mendagri Valls.

"Investigasi ini digelar di bawah kendali jaksa anti-terorisme nantinya akan menentukan motif dan latar belakang tersangka," ujar Valls.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.