Terima Gratifikasi Seks, Profesor Singapura Terancam Penjara

Kompas.com - 28/05/2013, 15:22 WIB
|
EditorErvan Hardoko

SINGAPURA, KOMPAS.com — Setelah proses persidangan yang menelan waktu hampir setengah tahun, skandal gratifikasi seks yang melibatkan seorang profesor hukum National University of Singapore (NUS) memasuki babak akhir.

Dalam pembacaan dakwaan, Selasa (28/5/2013), Hakim Distrik Tan Siong Thye menyatakan, Tey Tsun Hang bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

Profesor hukum itu dinilai menerima gratifikasi dari mahasiswinya, Darrine Ko, dalam bentuk seks, pulpen mahal, dan bersantap di restoran mahal.

Sebagai imbalan dari semua pemberian itu, Tey menjamin akan memberikan nilai yang bagus kepada Darrine.

Skandal "sex for grade" ini menghebohkan Singapura selama setahun terakhir. Tey pertama sekali diciduk aparat hukum sekitar Juli tahun lalu.

Dalam proses persidangan, profesor yang ironisnya merupakan mantan hakim ini membantah keras seluruh tuduhan. Beliau menegaskan semua pemberian mahasiswinya itu didasarkan suka sama suka. Bahkan, dia mengaku jatuh cinta dengan Darrine.

"Hubungan seks yang kami lakukan adalah karena kami saling mencintai," sang profesor menegaskan.

Sayangnya, hakim menilai semua pembelaan Tey tidak beralasan. "Kenyataannya terdakwa mencoba memanfaatkan mahasiswinya untuk kepentingannya sendiri," kata Hakim Tan yang sejak awal menilai terdakwa sudah berniat melakukan korupsi.

"Terdakwa mengetahui dia melakukan sesuatu yang salah, tetapi memutuskan menutup mata, bahkan mencoba mengelabui Darrine untuk berhubungan seks, dan dia tidak pernah mencintai Darrine," ujar Hakim Tan.

Yang semakin memperberat masalah adalah profesor ini terlalu sering bohong dan berbelit-belit selama proses persidangan.

Hakim akan menjatuhkan vonis pada Rabu (29/5/2013). Jika terbukti bersalah, Tey terancam hukuman penjara maksimum 5 tahun dan denda 100.000 dollar Singapura.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X