Kompas.com - 26/05/2013, 06:26 WIB
EditorErvan Hardoko

MANAMA, KOMPAS.com - Pemerintah Bahrain, Sabtu (25/5/2013), merilis sejumlah foto yang diyakini adalah pesawat terbang tanpa awak alias "drone" miilk Iran yang jatuh di perairan teluk antara Bahrain dan Arab Saudi.

Menteri Informasi Bahrain Samira Rajab mengatakan, insiden itu merupakan indikasi terbaru bahwa Iran berusaha ikut campur dalam urusan dalam negeri Bahrain.

"Komunitas internasional harus membantu agar Iran menghentikan intervensinya terhadap urusan dalam negeri kami," ujar Rajab.

Iran membantah bahwa salah satu drone milik negeri itu telah melanggar wilayah udara Bahrain, yang juga merupakan pangkalan Armada Kelima AL Amerika Serikat.

Hubungan antara Bahrain yang didukung Arab Saudi dan Iran memang menghangat belakangan ini.

Apalagi, belum lama ini Bahrain menahan seorang ulama Syiah ternama negeri itu, Ayatollah Issa Qassim. Iran mengecam penangkapan itu, dan Bahrain membalas dengan menyatakan Iran ikut campur urusan dalam negeri Bahrain.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X