Kompas.com - 23/05/2013, 15:39 WIB
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com — Made Yoga (46), petugas Rutan Kelas I Surabaya Medaeng yang ditangkap karena memiliki narkoba 700 gram adalah anak buah mantan napi kasus narkoba di rutan yang sama. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Anang Iskandar di Surabaya, Kamis (23/5/2013).

Menurut Anang, petugas yang menjabat sebagai Kasubsi Kepegawaian tersebut diduga tergiur dengan bisnis narkoba yang dijalankan napi yang juga salah satu gembong narkoba ini.

''Karena itu, dia selaku petugas bukan malah mengarahkan, tapi justru tergiur dengan bisnis anak didiknya,'' ujarnya di Surabaya, Kamis (23/5/2013).

Selain menangkap Made Yoga, BNN juga menangkap tiga orang lainnya yang diduga sebagai jaringan pengedar dan pembeli. Mereka adalah SP, RK alias BB, dan IS.

''Kami masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap tersangka lainnya,'' jelas mantan Kapolwiltabes Surabaya ini.

Diberitakan kemarin, Made Yoga dikabarkan tertangkap petugas BNN atas kepemilikan sabu-sabu. Tertangkapnya Made Yoga hampir bersamaan dengan ditemukannya bungkusan sabu-sabu di area Rutan Medaeng. Serbuk haram seberat hampir 3 ons itu diletakkan di lubang sebuah meja di salah satu sudut taman di depan blok F. Bungkusan sabu-sabu itu ditemukan oleh salah satu petugas rutan yang tengah berpatroli.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.