Kompas.com - 22/05/2013, 22:15 WIB
EditorErvan Hardoko

BAGHDAD, KOMPAS.com — Sekelompok orang bersenjata tak dikenal menembak mati tujuh perempuan dan lima laki-laki di sebuah rumah bordil di Baghdad, Rabu (22/5/2013). Demikian penjelasan aparat setempat.

Serangan itu terjadi di sebuah bangunan dua lantai dengan halaman belakang yang dikelilingi pagar besi. Bangunan ini terletak di sebuah permukiman yang sepi di distrik Zayouna, Baghdad timur.

Para penyerang nampaknya menggunakan peredam suara pada senjata mereka karena warga sekitar bangunan itu mengaku tidak mendengar suara apa pun.

Kawasan yang kerap dikunjungi para pejabat itu kini dijaga ketat polisi dan tentara bersenjatakan senapan serbu AK-47. Wartawan dilarang mengambil foto, merekam video, atau masuk ke dalam bangunan lokasi penembakan.

Di kawasan ini pula pada 14 Mei lalu terjadi serangan di sebuah toko minuman keras.

Saat itu sekelompok orang bersenjata menguasai sebuah pos pemeriksaan polisi dan kemudian menembaki kerumunan pembeli di toko minuman keras yang menewaskan 12 orang.

Distrik Zayouna adalah kawasan kelas atas yang ditinggali warga Sunni dan Syiah. Di kawasan ini sejumlah rumah bordil dibuka dalam beberapa tahun terakhir.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.