Kompas.com - 21/05/2013, 18:50 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com — Hingga kini, pengadilan terhadap mantan Perdana Menteri (PM) Ukraina Yulia Tymoshenko sudah 18 kali ditunda. Yang terakhir, persidangan yang semestinya dihelat hari ini, Selasa (21/5/2013), ditunda hingga Jumat (7/6/2013).

Persidangan yang diselenggarakan di Kharkov, sebelah Timur ibu kota Kyiv, menurut rencana, akan mendengarkan keterangan terkait dakwaan penggelapan pajak. "Alasan penundaan karena absenya tersangka dan pengacaranya," kata Hakim Kostyantin Sadovsky, menurut warta AP.

Tymoshenko ditahan sejak Agustus 2011 untuk masa tahanan tujuh tahun. Ia dianggap terbukti melakukan penyalahgunaan kekuasaan saat perjanjian gas alam dengan Rusia pada 2009.

Yulia Tymoshenko masih mendapat tambahan dakwaan penyelewengan pajak yang terkait dengan perjanjian-perjanjian bisnis pada sekitar 1990-an. Ia juga disebut-sebut berada di belakang pembunuhan anggota parlemen Ukraiana Volodymyr Sherban pada 1996.

Sementara perempuan berusia 52 tahun itu berkali-kali mengatakan kalau hukuman terhadapnya berlatar belakang politik. "Penahanan terhadap saya bertentangan dengan hukum," katanya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.