RI dan Selandia Baru Perluas Pasar

Kompas.com - 21/05/2013, 02:59 WIB
Editor

Jakarta, kompas - Kerja sama Indonesia dan Selandia Baru jangan difokuskan pada perdagangan antarkedua negara, tetapi harus dikembangkan untuk menyasar pasar yang lebih besar lagi.

”Kerja sama ini harus saling menguntungkan berupa investasi, bukan sekadar menjadikan Indonesia sebagai pasar,” kata Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi di Jakarta, Senin (20/5).

Pernyataan Bayu ini disampaikan dalam Forum Bisnis Selandia Baru-Indonesia. Hadir dalam kesempatan itu Menteri Bea dan Cukai Selandia Baru Maurice Williamson, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto, serta Kepala Kadin Selandia Baru untuk Indonesia Tim Anderson. Sebanyak 52 delegasi bisnis Selandia Baru juga ikut dalam pertemuan tersebut.

Menurut Bayu, banyak bidang yang bisa digarap dalam kerja sama. Bidang-bidang itu, antara lain, geotermal, produk pengolahan makanan, dan produk olahan susu. ”Potensi geotermal di Indonesia sangat besar. Pengusaha Selandia Baru bisa berinvestasi di sini, lalu menjual energi hasil geotermal itu ke pasar ASEAN,” ujarnya.

Bayu juga mencontohkan produk olahan susu seperti keju. Permintaan keju di Indonesia terus meningkat. Tahun lalu tercatat permintaan meningkat hingga 19 persen. Jika Selandia Baru membuka peternakan di Indonesia, lalu membawa teknologinya untuk pengolahan produk susu, tentu akan membawa keuntungan bagi kedua belah pihak.

Sementara itu, Williamson mengatakan, hubungan kedua negara sangat penting dan sudah dekat sejak lama. ”Kerja sama sudah terjalin di bidang energi, aviasi, pendidikan, dan hortikultura. Kami sangat tertarik untuk berinvestasi di Indonesia. Investasi kami di Indonesia tahun lalu sebesar 30 juta dollar AS,” katanya.

Dia juga menyatakan sangat membuka diri jika ada pebisnis Indonesia yang ingin berinvestasi di Selandia Baru.

Dalam pertemuan itu, bidang aviasi menjadi fokus utama. Selandia Baru menawarkan pelatihan bagi petugas lalu lintas udara, pelatihan pilot helikopter, dan sekolah pilot.

Beberapa perusahaan yang bergerak di bidang aviasi, seperti maskapai penerbangan dan bandar udara, telah bekerja sama dengan Selandia Baru untuk peningkatan kapasitas. (ARN)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.