Kompas.com - 19/05/2013, 11:05 WIB
EditorReza Wahyudi

Shutterstock

KOMPAS.com - YouTube telah mengumumkan ketersediaan layanan video berbayar. Terdapat 53 perusahaan pencipta konten dan akan terus bertambah, yang sudah bergabung ke saluran berbayar YouTube. Beberapa nama besar sudah hadir di sana, seperti Sesame Street, UFC, dan National Geographic Kids.

Yang menarik terdapat satu saluran berbayar YouTube khusus untuk film-film horor. Kanal pertama untuk film horor tersebut adalah Screampix yang diperkenalkan pada Kamis (16/5/2013) lalu.

Screampix akan menyediakan 200 jam konten-konten video bertema horor, termasuk film, trailer, dan wawancara.

Kearie Peak adalah salah satu pencetus kanal ini. Selain itu terdapat nama Ray Cannella, mantan eksekutif saluran film fiksi Syfy, yang bertanggung jawab di bidang pemrograman kanal tersebut. Ia juga bertugas mewawancarai sutradara film horor  dan menghadirkan "behind the scenes" berbagai film.

Untuk menikmati film-film horor di kanal Screampix, pengguna YouTube harus membayar 2,99 dollar AS per bulan. Sayangnya, saluran video ini belum tersedia untuk pengguna internet di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.