Kompas.com - 19/05/2013, 04:06 WIB
EditorPalupi Annisa Auliani

PARIS, KOMPAS.com - Presiden Perancis Francois Hollande, Sabtu (18/5/2013) waktu setempat, menandatangani undang-undang yang memungkinkan pasangan sesama jenis menikah dan melakukan adopsi anak. Penandatanganan ini dilakukan sehari setelah Mahkamah Konstitusi menyatakan rancangan UU tersebut sesuai dengan konstitusi.

Sementara sebagai upaya terakhir menolak pengesahan UU tersebut, kubu konservatif mengajukan gugatan hukum setelah parlemen menyetujui rancana UU itu. Meloloskan UU untuk memungkinkan perkawinan sejenis adalah salah satu janji kampanye Hollande tahun lalu.

Dalam pernyataan Jumat (17/5/2013), Hollande mengakui RUU ini kontroversial, tetapi ia menyatakan bahwa Perancis mampu mendengarkan dan menghormati perbedaan sudut pandang. "Saya yakin bahwa dengan berlalunya waktu undang-undang ini akan terlihat tujuannya dibuat, yaitu untuk kemajuan bagi kesetaraan dan kebebasan," katanya.

Langkah ini ditentang oleh kaum konservatif dan Gereja Katolik di Perancis, mendorong ratusan ribu orang untuk menggelar pawai protes di Paris sebagai politisi diperdebatkan tagihan. Banyak konservatif dan Gereja Katolik menentang langkah itu, mendorong ratusan ribu demonstran berbaris di Paris selama para politisi memperdebatkan RUU tersebut. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.