Kompas.com - 17/05/2013, 21:03 WIB
EditorErvan Hardoko

ANKARA, KOMPAS.com - Aparat keamanan Turki, Jumat (17/5/2013), mengatakan telah menahan tersangka utama serangan bom mobil di kota Reyhanli yang menewaskan 51 orang belum lama ini.

"Kami sudah menahan tersangka utama pelaku bom mobil, tadi malam (Kamis)," kata Gubernur Hatay, Celalettin Lekesiz.

"Namun, masih ada dua tersangka lain yang buron," lanjut Lekezis.

Tersangka itu, yang membeli mobil yang digunakan untuk meledakkan bom, ditangkap saat mencoba melintasi perbatasan Suriah bersama dua rekannya.

Dengan penangkapan ini, kata Lekesiz, maka aparat Turki setidaknya sudah menahan empat tersangka yang akan diajukan ke pengadilan untuk menentukan nasib mereka.

Serangan bom mobil yang terjadi pekan lalu itu merupakan serangan paling mematikan di Turki. Sejumlah pengamat melihat insiden ini sebagai sebuah regionalisasi konflik Suriah yang sudah berlangsung lebih dari dua tahun.

Ankara menuding rezim Suriah bertanggung jawab atas pengeboman itu dan mengatakan Damaskus sudah melewati batas dan harus menerima akibat atas insiden tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X