Kompas.com - 16/05/2013, 15:30 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah New Zealand menggelontorkan dana hingga 33 juta dollar AS atau sekitar Rp 320 miliar untuk menarik lebih banyak mahasiswa asing belajar ke negeri tersebut. Beasiswa juga akan diperbanyak, sehingga keberadaan pelajar asing bisa berkontribusi terhadap perekonomian negara ini.

Menteri Pendidikan Tertier New Zealand, Steven Joyce menuturkan beberapa negara yang menjadi target promosi pendidikan negara ini adalah China, India, Asia Tenggara serta Amerika Selatan. Hingga saat ini negara tersebut memiliki delapan universitas dengan jumlah pelajar asing hampir mencapai 100.000 orang.

Keberadaan mahasiswa asing itu mampu menciptakan 32.000 lapangan kerja dan berkontribusi sebesar sekitar Rp 15 triliun bagi negara tersebut. Pemerintah New Zealand menargetkan jumlah saat ini bisa naik hingga dua kali lipat pada 2025.

“Kami menggabungkan pendidikan tinggi yang berkualitas serta gaya hidup di negeri ini. Kami bisa mengombinasikan dua hal ini dalam pendidikan yang kami tawarkan," ujar Joyce Kamis (16/5/2013). Hingga saat ini pendidikan tinggi di New Zealand masih kalah pamor di pasar Asia.

Secara bersamaan, Pemerintah New Zealand juga akan menyediakan lebih banyak beasiswa kepada masasiswa asing, dengan menggandeng partner lokal yang ada serta memperbanyak kampanye di media sosial.

Joyce menambahkan bahwa keberadaan pelajar asing memberikan nilai tambah bagi perekonomian negaranya, dan membuat New Zealand lebih kuat dalam berhubungan dengan negara-negara lain se-kawasan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.