Terkait Dugaan Spionase, Kemenlu Rusia Panggil Dubes AS

Kompas.com - 14/05/2013, 20:13 WIB
EditorErvan Hardoko

MOSKWA, KOMPAS.com — Kementerian Luar Negeri Rusia, Selasa (14/5/2013), memanggil Duta Besar AS di Moskwa, Michael McFaul, terkait penangkapan seorang warga AS yang diduga adalah agen Badan Intelijen AS (CIA).

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri AS mengatakan, Duta Besar McFaul akan memenuhi panggilan Kemenlu Rusia pada Rabu (15/5/2013) untuk menjelaskan kasus yang menimpa terduga agen CIA bernama Ryan C Fogle itu.

Sebelumnya, Dinas Intelijen Federal Rusia, FSB, menahan seorang pria Amerika bernama Ryan C Fogle yang diduga melakukan kegiatan spionase.

Fogle ditahan saat hendak merekrut seorang anggota dinas intelijen Rusia di Moskwa. Setelah sempat ditahan dan diinterogasi, Fogle dilepaskan.

Belum jelas apa yang akan terjadi atas Fogle seusai insiden ini. Namun, biasanya Rusia akan menyatakan persona non-grata dan diperintahkan meninggalkan Rusia dalam waktu maksimal 48 jam.

Insiden ini terjadi di tengah meregangnya hubungan AS-Rusia yang dipicu krisis Rusia dan keprihatinan Washington terhadap apa yang dinilai sebagai pelanggaran HAM oleh Presiden Vladimir Putin.

Insiden spionase besar terakhir antara kedua negara terjadi pada 2010 lalu yang berujung penangkapan agen perempuan cantik Rusia, Anna Chapman, dan 10 agen Rusia lainnya.

Skandal spionase, yang berakhir dengan pertukaran 10 agen dan empat warga Rusia yang diduga menjadi mata-mata Barat itu, menjadi sebuah tamparan memalukan bagi dinas intelijen luar negeri Rusia saat itu.

Media Rusia menggambarkan sejumlah agen sebagai orang-orang amatir yang memiliki sedikit prestasi di masa kejayaan Uni Soviet.

 

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X