Kompas.com - 14/05/2013, 19:48 WIB
EditorErvan Hardoko

MOSKWA, KOMPAS.com — Pemerintah Rusia, Selasa (14/5/2013), menahan seseorang yang diduga sebagai agen CIA saat sedang berusaha merekrut seorang anggota intelijen Rusia.

Sejumlah media Rusia bahkan memasang foto pria yang dikatakan sebagai seorang pegawai Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Moskwa. Foto penangkapan pria itu juga muncul di berbagai media Rusia.

Pria Amerika itu ditangkap dengan sejumlah besar uang, beberapa peralatan teknis, dan instruksi tertulis untuk agen Rusia yang akan direkrutnya itu.

"Saat ditangkap, kami menemukan peralatan teknis, instruksi tertulis untuk warga Rusia yang direkrut, dan sejumlah uang dan peralatan penyamaran," demikian ungkap Badan Intelijen Federal Rusia (FSB).

Pria yang kemudian diketahui bernama Ryan Fogle itu disebut-sebut sebagai sekretaris urusan politik Kedubes AS di Moskwa. Sejauh ini, belum ada komentar dari pihak Kedubes AS.

Fogle yang diduga adalah agen CIA itu sempat ditahan selama semalam sebelum dibebaskan seorang pejabat Kedubes AS di Moskwa. Demikian pernyataan Badan Intelijen Federal (FSB) Rusia.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.