Kompas.com - 14/05/2013, 16:04 WIB
EditorErvan Hardoko

BEIJING, KOMPAS.com - Pemerintah China memecat wakil kepala Komisi Nasional Pembangunan dan Korupsi karena dugaan korupsi yang pertama kali marak dibicarakan di dunia maya. Demikian media massa China melaporkan, Selasa (14/5/2013).

Kantor berita Xinhua mengutip pernyataan Departemen Keorganisasian Partai Komunis China yang mengatakan pejabat itu, Liu Tienan, diberhentikan karena melakukan "pelanggaran disiplin serius".

Berita pemecatan Liu Tienan ini datang bersamaan dengan dipecatnya wakil kepala kepolisian kota Congqing yang diduga menerima suap sebesar lebih dari Rp 25 miliar.

Perwira polisi itu, Tang Jianhua selain dipecat dari jabatannya juga diberhentikan dari keanggotaan Partai Komunis China. Demikian pernyataan resmi pemerintah kota Chongqing lewat situs resminya.

Harian China Daily dalam tajuk rencananya mengatakan Liu Tienan adalah pejabat setingkat menteri pertama yang diberhentikan dan diselidiki terkait tuduhan korupsi yang dilayangkan di dunia maya.

"Pemberhentian dan penyelidikan kasus Liu adalah bukti pemerintah sangat serius memerangi korupsi," demikian China Daily.

Sebelumnya, wakil pemimpin redaksi majalah investigasi Caijing, Luo Changping, dalam blognya Desember tahun lalu menuliskan bahwa Liu terlibat sejumlah kegiatan ilegal.

Harian The Global Times mengutip blog Luo, mengatakan, Liu Tienan (59), menerima suap dari seorang pebisnis untuk menipu sebuah bank agar dia menerima pinjaman sebesar 200 juta dolar AS atau hampir Rp 2 triliun untuk sebuah investasi di Kanada.

Informasi soal suap Liu ini pertama kali dibocorkan oleh mantan istri gelapnya di Jepang. Demikiano The Global Times mengutip Luo Changping.

Sementara kasus korupsi lain melibatkan wakil kepala polisi kota Chongqing, Tang Jianhua. Tang pernah menjadi wakil kepala polisi Chongqing Wang Lijung, yang juga diberhentikan karena terlibat dalam skandal politik terbesar di China dalam beberapa dekade terakhir.

Wang adalah rekan dekat mantan ketua Partai Komunis China di kota Chongqing Bo Xilai. Bo Xilai dipecat dari jabatannya karena terlibat kasus pembunuhan dan intrik politik yang menyebabkan perpecahan jelang transisi kekuasaan partai beberapa waktu lalu.

Wang Lijun sudah divonis 15 tahun penjara karena suap dan sejumlah kejahatan lain. Namun, pemerintah China belum memutuskan jadwal sidang untuk Bo Xilai.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.