Presiden Ahmadinejad Terancam Hukuman Cambuk 74 Kali

Kompas.com - 13/05/2013, 15:25 WIB
EditorErvan Hardoko

TEHERAN, KOMPAS.com — Akibat menemani Kepala Staf Kepresidenan Iran Esfandiar Rahim Mashaie untuk mendaftarkan diri sebagai kandidat presiden ke Kementerian Dalam Negeri, Sabtu (11/5/2013), Presiden Mahmoud Ahmadinejad terancam dihukum cambuk. Demikian ungkap Komisi Pengawas Pemilu Iran.

Berbagai media massa Iran menampilkan foto Ahmadinejad dan Esfandiar tengah berjabat tangan dan masing-masing mengangkat tangan dan membentuk lambang "V" alias kemenangan.

Soal kedatangannya bersama Ahmadinejad ke Kementerian Dalam Negeri, Mashaie mengatakan, Ahmadinejad hanya menemaninya di saat dia libur kerja. Demikian Reuters mengabarkan.

Namun, berdasarkan laporan situs berita Iran, Khabar Online, Senin (13/5/2013), Presiden Ahmadinejad di Kementerian Luar Negeri tengah memperkenalkan seseorang sebagai salah seorang kandidat dalam pemilihan presiden.

Abbas Ali Kadkhodai, juru bicara Dewan Pengawal, badan penasihat dewan, secara mutlak menyepakati bahwa tindakan Presiden Ahmadinejad memperkenalkan seorang kandidat presiden melanggar peraturan dan merupakan sebuah tindakan kriminal.

"Kami melaporkan fakta ini kepada dewan kehakiman," kata Kadkhodai.

Dewan Pengawal adalah sebuah badan yang beranggotakan ulama dan hakim yang memeriksa dan mengawasi semua kandidat dalam pemilihan presiden.

Undang-undang pemilu Iran melarang penggunaan semua fasilitas dan sumber daya negara untuk melawan atau mendukung seorang kandidat presiden. Aturan lain adalah melarang seorang pejabat publik terang-terangan mendukung salah seorang kandidat.

Media massa Iran menulis, seseorang yang terbukti melanggar aturan undang-undang pemilu terancam hukuman enam bulan penjara atau hukuman cambuk 74 kali.

Kantor berita Mehr mengabarkan, Kadkhodai mengatakan pelanggaran undang-undang pemilu bisa berpengaruh buruk untuk pencalonan Esfandiar.

Mahmoud Ahmadinejad yang sudah berkuasa dua kali masa jabatan tak bisa lagi mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga dalam pemilihan presiden Iran yang akan digelar pada 14 Juni nanti.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X