Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/05/2013, 20:33 WIB
EditorErvan Hardoko

ANKARA, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan Turkish Airlines, Jumat (10/5/2013), membatalkan aturan yang melarang pramugari maskapai itu mengenakan lipstik berwarna merah cerah.

Keputusan ini diambil setelah muncul gelombang tuduhan bahwa larangan itu adalah salah satu upaya Islamisasi perusahaan pemerintah Turki itu.

Direktur Eksekutif Turkish Airlines, Temel Kotil, mengumumkan langkah ini melalui media dan balik menuding para eksekutif level menengah perusahaan yang terlalu bersemangat untuk memberlakukan larangan itu.

"Semua staf bisa memakai lipstik warna apapun. Larangan menggunakan lipstik merah tidak disetujui atasan kamiu," kata Kotil kepada harian Hurriyet dan Milliyet.

Awal bulan ini, Turkis Airlines mengatakan larangan penggunaan lipstik berwarna merah karena perusahaan lebih memilih para staf di bagian pelayanan, mengenakan riasan wajah yang sederhana dengan warna-warna ringan.

Larangan itu memicu protes di kalangan perempuan Turki. Untuk memprotes kebijakan Turkish Airlines itu, sejumlah perempuan mengunggah foto mereka ke media sosial sambil mengenakan  lipstik berwarna merah menyala.

Beberapa waktu terakhir ini, Turkish Airlines yang 49 persen sahamnya dimiliki pemerintah Turki itu, juga telah menghentikan layanan minuman beralkohol dalam penerbangan rute domestik.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.