Kompas.com - 08/05/2013, 22:24 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Ke depan, hubungan Israel dan China bakal makin saling melengkapi. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengemukakan hal itu dalam hari ketiga lawatan resminya ke China pada Rabu (8/5/2013). Usai bertandang ke pusat finansial Shanghai, Netanyahu bertolak ke Beijing, menurut warta Xinhua.

Israel, kata Netanyahu memandang China sebagai kekuatan ekonomi dunia. Sementara, Israel dianggap menjadi pusat dari riset dan pengembangan teknologi.

Israel dan China mencatatkan hubungan bilateral resmi pada 1992. Sampai kini, nilai perdagangan keduanya menanjak dari 10 miliar dollar AS ke 50 miliar dollar AS. Ke depan, kerja sama keduanya akan makin diperkuat pada bidang-bidang energi, lingkungan, makanan, air, perawatan kesehatan dan pendidikan.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.