Kompas.com - 08/05/2013, 21:02 WIB
EditorErvan Hardoko

JERUSALEM, KOMPAS.com - Kepolisian Israel, Rabu (8/5/2013), membebaskan ulama Muslim ternama Jerusalem, setelah sempat ditahan dan ditanyai seputar "keributan" di sebuah situs suci Jerusalem yang disengketakan.

Juru bicara kepolisian Israe Micky Rosenfeld mengatakan, ulama Jerusalem, Mohammed Hussein, sudah dibebaskan pada Rabu sore.

Polisi menahan Hussein terkait keributan di sebuah lokasi di puncak bukit di kota tua Jerusalem yang masih menjadi sengketa.

Umay Yahudi menyebut tempat itu sebagai Kuil Gunung, sementara Muslim menyebutnya sebagai Harem al-Sharif. Puncak bukit itu adalah tempat Masjid Al-Aqsa berada.

Warga Palestina mengecam penangkapan itu, sementara parlemen Jordania menyerukan agar Kerajaan Jordania mengusir duta besar Israel di Amman.

Penahanan Hussein terjadi pada Jerusalem Day, yaitu saat Israel memperingati "Reunifikasi" kota itu setelah Israel merebut wilayah timur kota itu dari Yordania dalam Perang Enam Hari tahun 1967.

Israel kemudian mencaplok Yerusalem timur dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui masyarakat internasional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ribuan warga Israel akan mengadakan pawai dan demonstrasi di seluruh kota itu pada Rabu ini, dan Rosenfeld mengatakan "ribuan polisi dikerahkan di dan sekitar Yerusalem dan kota tua sebagai antisipasi untuk acara tahunan itu."

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.