Warga Singapura Selundupkan 6 Kg Sabu

Kompas.com - 08/05/2013, 16:28 WIB
|
EditorKistyarini

SURABAYA, KOMPAS.com - Seorang warga negara Singapura diringkus saat mendarat dari pesawat Silk Air jurusan New Delhi-Singapura-Surabaya di terminal kedatangan internasional Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur, pada 29 April lalu. Di tasnya ditemukan 6,64 kilogram sabu senilai Rp 13 miliar.

Pria 64 tahun atas nama Abdul Wahab Bin Muhammad Tahir asal Singapura itu dicurigai petugas keamanan bandara, karena barang dalam tasnya terdeteksi oleh X-ray sebuah benda asing berlapis aluminium foil.

''Saat diperiksa petugas ternyata barang tersebut adalah sabu yang dalam empat kantong seberat 6,64 kilogram,'' kata Kepala Kantor Pengawasan Dan Pelayanan Bea dan Cukai Juanda, Iwan Hermawan, Rabu (8/5/2013).

Sabu-sabu yang dibalut aluminium foil tersebut, kata Iwan, disimpan di dinding dua tas yakni koper besar dan tas ransel bersama beberapa pakaian dan barang pelaku. ''Ini adalah penemuan terbesar kedua, setelah pada 2008 lalu kami amankan sabu-sabu seberat 8 kilogram dari seorang penumpang,'' tambahnya.

Pria Singapura itu kemudian ditahan dan diperiksa petugas gabungan Bea dan Cukai, serta Polisi Militer Angkatan Laut. ''Proses selanjutnya kami serahkan sepenuhnya kepada Direktorat Narkoba Polda Jatim,'' jelasnya.

Karena membawa barang bukti seberat lebih dari 5 gram, menurut UU 35 2009 tentang Narkotika, pelaku terancam hukuman mati, penjara seumur hidup, penjara selama 20 tahun, atau denda maksimum 10 miliar. Sementara menurut UU Kepabeanan No 17 2009, aksi penyelundupan itu diganjar paling lama 10 tahun penjara, dan denda maksimal Rp 5 miliar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X