Kompas.com - 07/05/2013, 19:03 WIB
EditorErvan Hardoko
BEIJING, KOMPAS.com - Sebuah bank pemerintah China telah menutup rekening sebuah bank Korea Utara yang dituduh AS mendukung program nuklir Pyongyang. Demikian kabar dari Dow Jones, Selasa (7/6/2013), mengutip pernyataan dari institusi keuangan China.

Beijing selama ini dikenal sebagai sekutu kunci Korea Utara. Sehingga, langkah ini menjadi sebuah langkah terbuka pertama sebuah institusi China terhadap kepentingan Korea Utara dalam situasi panas saat ini.

"Bank Perdagangan Asing Korea Utara, bank valuta asing terbesar negeri itu, sudah diberitahu bahwa rekeningnya telah ditutup," demikian laporan Dow Jones.

Bank of China adalah salah satu bank pemerintah terbesar dan menjadi subyek kebijakan politik pemerintah China.

Sebelumnya AS sudah menjatuhkan sanksi terhadap bank ini setelah uji coba nuklir terakhir Korea Utara.

AS kemudian menyerukan agar China -yang menyediakan pasokan energi, perdagangan, dan bantuan ekonomi- bertindak lebih nyata terhadap negeri tetangganya itu.

Selain itu, kini banyak suara dari dalam negeri yang menuntut pemerintah China mengurangi kedekatan dengan Korea Utara.

Beijing sejauh ini mendukung sejumlah sanksi PBB, yang sejak Februari lalu diperluas. Namun, di lain sisi China juga mengatakan sanksi terhadap Pyongyang bukanlah cara terbaik menyelesaikan krisis di Semenanjung Korea.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.