Kompas.com - 07/05/2013, 18:35 WIB
EditorErvan Hardoko

PESHAWAR, KOMPAS.com — Seorang pelaku bom bunuh diri beraksi di sebuah kampanye partai politik di bagian barat laut Pakistan, Selasa (7/6/2013), menewaskan sembilan orang dan melukai seorang kandidat. Insiden ini menambah jumlah korban tewas terkait pemilu menjadi 101 orang.

Insiden terbaru ini terjadi di kota Hangu, yang kerap dilanda kekerasan sektarian antara kelompok Syiah dan Suni, terjadi hanya sehari setelah serangan bom paling mematikan yang terjadi di Kurram yang menewaskan lebih dari 20 orang.

Pemerintah mengatakan, insiden itu merupakan aksi bom bunuh diri, tetapi belum diketahui pasti apakah pelaku menggunakan sepeda motor atau berjalan kaki saat melakukan aksinya.

"Dia meledakkan dirinya di dekat kendaraan Syed Janan (kandidat anggota parlemen). Syed Janan terluka, tetapi selamat," kata Abdul Hameed Khan, seorang pejabat senior di Hangu.

Saat ledakan terjadi, Syed Janan tengah berkampanye guna pencalonan kembali untuk parlemen Provinsi Khyber Pakhtunkhwa untuk partai sayap kanan Jamiat Ulema-e-Islam, partai Islam yang merupakan koalisi Pemerintah Pakistan saat ini.

"Saya sedang berkampanye dan seseoang datang mendekati mobil saya lalu meledakkan dirinya. Saya menderita sedikit luka, tetapi selamat. Dua pengawal saya terluka parah," kata Janan sambil menambahkan, dia terluka di kepala dan bahu.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X