Kompas.com - 07/05/2013, 17:06 WIB
EditorErvan Hardoko

JERUSALEM, KOMPAS.com — Sejumlah peluru mortir yang ditembakkan dari Suriah meledak di Dataran Tinggi Golan yang dikuasai Israel, Selasa (7/5/2013).

Peluru-peluru mortir itu mendarat di sebuah lahan kosong dan tidak menimbulkan korban manusia atau kerusakan bangunan. Demikian juru bicara Angkatan Darat Israel.

Ini adalah insiden ketiga tembakan dari Suriah yang mendarat di wilayah Israel. Insiden ini hanya berselang sehari setelah serangan udara Israel ke Damaskus yang menyulut ketegangan baru di kawasan itu.

Situasi di dataran tinggi Golan memanas sejak konflik Suriah bermula dua tahun lalu. Namun, selama ini nyaris tidak terjadi insiden berarti di kawasan itu.

Israel, yang secara teknis masih berperang dengan Suriah, menguasai 1.200 kilometer persegi dataran tinggi yang sangat strategis itu sebagai bagian kemenangan Israel dalam perang enam hari pada 1967.

PBB menempatkan pasukan penjaga perdamaian di Golan sejak 1974 untuk mengawasi gencatan senjata antara Israel dan Suriah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X