Korban Selamat Gedung Runtuh Tuntut Gaji dan Kompensasi

Kompas.com - 07/05/2013, 15:56 WIB
EditorErvan Hardoko

DHAKA, KOMPAS.com - Ratusan korban selamat dari tragedi ambruknya pabrik di Banglades, Selasa (7/6/2013), melakukan unjuk rasa dengan menutup jalan raya. Mereka menuntut manajemen perusahaan segera membayarkan upah dan kompensasi untuk cedera mereka.

Sekitar 3.000 pekerja tengah berada di gedung Rana Plaza saat gedung berlantai delapan itu runtuh pada 24 April lalu. Para pekerja itu membuat pesanan dari berbagai negara salah satunya jaringan toko retail Inggris Primark dan label fesyen Spanyol, Mango.

Meski hasil karya mereka memenuhi pesanan perusahaan kelas dunia yang kemudian dijual dengan harga yang mahal, para pekerja Banglades itu hanya mendapatkan gaji sekitar 38 dolar AS atau kurang dari Rp 400 ribu sebulan.

Namun, dengan kejadian ini semua pekerjaan terhenti dan sekitar 400 pekerja itu menuntut perusahaan membayarkan upah dan kompensasi akibat cedera.

Aksi protes itu berlangsung bersamaan dengan ditemukannya kembali korban runtuhnya Rana Plaza. Juru bicara AD Banglades Kapten Shahid Ahsan Bhuiyan memngatakan jumlah korban tewas kini mencapai 705 orang.

Kapten Shahid mengatakan kemungkinan besar jumlah korban tewas akan bertambah, karena saat ini tim penyelamat baru menyisir empat lantai gedung itu.

Pemerintah Banglades menyatakan sebanyak 2.437 orang selamat dari runtuhnya gedung yang dihuni lima perusahaan garmen itu.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Internasional
Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X