Unta dan Lamas Ikut "Bermain" Bola - Kompas.com

Unta dan Lamas Ikut "Bermain" Bola

Kompas.com - 06/05/2013, 22:34 WIB

VIENNA, KOMPAS.com - Sebuah pertandingan sepakbola antara dua kesebelasan anak-anak perempuan berusia dibawah 15 tahun di Vienna, Austria, berubah menjadi berantakan akibat kehadiran sejumlah binatang sirkus yang lepas dan menerobos ke lapangan pertandingan ini.

Kantor berita AP hari Senin (6/5/2013) melaporkan, para pemain dan penonton langsung berteriak histeris ketakutan ketika bintang ini menyerbu masuk ke lapangan saat pertandingan antara dua kesebelasan remaja putri berusia dibawah 15 tahun ini sedang sengit. Pertandingan pun bubar karena pemain dan penonton berhamburan.

Televisi ORF milik pemerintah melaporkan, lima ekor unta dan delapan Lamas mendadak muncul ke lapangan. Mereka diduga berasal dari sebuah sirkus yang memang sedang membuka tenda pertunjukan di dekat situ. Binatang-binatang ini masuk ke lapangan setelah menerjang pagar dalam upaya mereka meloloskan diri.

ORF pada hari Senin melaporkan, binatang-binatang ini berkeliling lapangan setelah mereka berupaya menyantap rumput lapangan yang ternyata merupakan rumput imitasi. Dalam pertandingan hari Minggu itu yang sempat diganggu binatang ini, kemudian dilanjutkan dan berakhir seri 2-2.



EditorRusdi Amral

Terkini Lainnya

Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Megapolitan
Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Nasional
Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Internasional
Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Nasional
Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Regional
Kasus Bupati Cianjur, KPK Panggil Empat Kepala Sekolah

Kasus Bupati Cianjur, KPK Panggil Empat Kepala Sekolah

Nasional
Parlemen Venezuela Ajak Militer dan Pejabat Sipil Melawan Maduro

Parlemen Venezuela Ajak Militer dan Pejabat Sipil Melawan Maduro

Internasional
Jokowi Bertemu Ketum Parpol, PSI Makin Yakin Jokowi Unggul di Debat

Jokowi Bertemu Ketum Parpol, PSI Makin Yakin Jokowi Unggul di Debat

Nasional
Komnas HAM Duga Pelaku Pembunuhan Dukun Santet Tahun 1998-1999 Orang Terlatih

Komnas HAM Duga Pelaku Pembunuhan Dukun Santet Tahun 1998-1999 Orang Terlatih

Nasional
Pengalaman Mencoba Akses WiFi Gratis di Stasiun Jabodetabek...

Pengalaman Mencoba Akses WiFi Gratis di Stasiun Jabodetabek...

Megapolitan
Berpose dengan Senapan, Perempuan Ini Mengaku Tak Sengaja Tembak Pacarnya

Berpose dengan Senapan, Perempuan Ini Mengaku Tak Sengaja Tembak Pacarnya

Internasional
Sarana dan Prasarana Canggih yang Akan Dibangun di TPST Bantargebang

Sarana dan Prasarana Canggih yang Akan Dibangun di TPST Bantargebang

Megapolitan
Konsulat Malaysia Tak Kirim Bantuan Hukum untuk Warganya yang Terjerat Kasus Pijat Ilegal

Konsulat Malaysia Tak Kirim Bantuan Hukum untuk Warganya yang Terjerat Kasus Pijat Ilegal

Regional
4 Fakta Pengedar yang Simpan dan Konsumsi Narkoba di Sekolah Jakarta Barat

4 Fakta Pengedar yang Simpan dan Konsumsi Narkoba di Sekolah Jakarta Barat

Megapolitan
Status Siaga, Gunung Soputan Keluarkan Asap hingga 100 Meter dari Puncak

Status Siaga, Gunung Soputan Keluarkan Asap hingga 100 Meter dari Puncak

Regional

Close Ads X