Kompas.com - 06/05/2013, 18:12 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com Tujuh bocah Palestina di kisaran usia delapan tahun mendapat hak istimewa Israel untuk menjenguk bapak-bapak mereka di bui Kota Gaza. Untuk alasan kemanusiaan ini, Komite Palang Merah Internasional (ICRC) bertindak sebagai mediator.

Menurut warta AP pada Senin (6/5/2013), ada dugaan Israel mendapat banyak kritikan lantaran kebijakannya yang meminggirkan warga Palestina di Gaza itu. Kebijakan ini pun menjadi yang pertama sejak enam tahun ke belakang.

Juru Bicara ICRC Al Najjar mengatakan, tujuh bocah itu didampingi oleh ibu dan kakek-nenek mereka bertandang ke penjara untuk bertemu dengan bapak-bapak mereka. "Kami menyambut baik langkah Israel ini dan berharap Israel mengurangi pembatasan-pembatasannya dalam kunjungan keluarga bagi para tahanan Palestina," ungkapnya.

Sejak 2006, Israel menetapkan kebijakan melarang anggota keluarga menjenguk para tahanan Palestina di Gaza. Kala itu, kelompok Hamas menangkap satu serdadu Israel di perbatasan dengan Gaza itu.

Setahun lalu, Israel melonggarkan kebijakannya gara-gara para tahanan Palestina melakukan aksi mogok makan. Namun, Israel masih membatasi pengunjung, yakni hanya istri, orangtua, dan tunangan para tahanan Gaza. Sampai kini, ada sekitar 400 tahanan Palestina di penjara Gaza.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.