Kompas.com - 06/05/2013, 16:27 WIB
EditorErvan Hardoko
DAMASKUS, KOMPAS.com — Serangan udara Israel ke target militer di Suriah sepanjang akhir pekan lalu menewaskan setidaknya 15 prajurit Suriah dan puluhan lainnya terluka. Demikian laporan lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Suriah, Senin (6/5/2013).

"Setidaknya 15 prajurit Suriah tewas, dan puluhan lainnya masih hilang, usai serangan udara di dekat Damaskus akhir pekan lalu," kata Direktur Lembaga Pemantau HAM Suriah, Rami Abdel Rahman.

"Di dalam tiga lokasi yang diserang itu biasanya terdapat sekitar 150 orang prajurit. Namun, belum jelas apakah semua prajurit itu ada di lokasi saat serangan terjadi," lanjut Rami.

Pemerintah Suriah, pada Minggu (5/5/2013), mengatakan, Israel menyerang tiga instalasi militer di dekat Damaskus. Sumber-sumber diplomatik di Beirut, Lebanon, mengatakan, serangan udara itu menargetkan fasilitas militer, gudang senjata, dan satu unit anti-serangan udara.

Pemerintah Suriah tidak memberikan jumlah korban dari serangan itu. Namun, Kementerian Luar Negeri mengatakan —dalam surat kepada PBB— bahwa serangan Israel mengakibatkan sejumlah orang tewas, luka, dan mengakibatkan kerusakan serius.

Serangan udara Israel, yang menurut para penduduk menghasilkan suara seperti gempa bumi dan menerangi langit malam kota Damaskus itu, adalah serangan kedua dalam sepekan ke wilayah Suriah.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X