Kompas.com - 06/05/2013, 14:57 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Mahkamah Agung India memberikan persetujuannya untuk komisi yang tengah mengurus soal kelanjutan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Kudankulam di Provinsi Tamil Nadu, Selatan India.  "PLTN itu aman,"demikian jaminan mahkamah tersebut pada Senin (6/5/2013).

Secara rinci, dua hakim agung dalam pendapatnya mengatakanMahkamah Agung India memberikan persetujuannya untuk komisi yang tengah mengurus soal kelanjutan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Kudankulam di Provinsi Tamil Nadu, Selatan India. kalau PLTN itu aman andai penggunaannya untuk kepentingan publik dan pertumbuhan perekonomian India. "PLTN itu dibutuhkan negara untuk saat ini dan masa depan generasi berikutnya,"kata pendapat tersebut tulis AP.

Mahkamah Agung India, dalam pendapatnya juga meminta pemerintah India mengutamakan 17 parameter keamanan sebelum PLTN itu resmi beroperasi. Pemerintah juga diminta meyakinkan kelompok antinuklir tentang pentingnya PLTN tersebut.

Menurut rencana PLTN Kudankulam dibangun di lokasi 650 kilometer selatan ibu kota Provinsi Tamil Nadu, Chennai. Reaktornya dibuat Rusia dengan kekuatan seribu megawatt. Sejatinya, PLTN itu sudah dibangun sejak 2002. Tapi, pembangunan itu tak rampung-rampung lantaran masih terkendala oleh kekhawatiran akan dampak radiasi nuklir andai terjadi kebocoran. Kelompok Gerakan Rakyat Antinuklir, sebuah lembaga swadaya masyarakat di negeri itu paling getol menentang pembangunan tersebut sampai kini.


 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.