Kompas.com - 06/05/2013, 11:27 WIB
EditorEgidius Patnistik

Polisi Brasil tengah memburu seorang laki-laki yang diduga memerkosa seorang perempuan di dalam bus yang tengah melaju di Rio de Janeiro. Menurut saksi mata, laki-laki itu bersenjata dan langsung kabur setelah melakukan aksinya selama sekitar 30 menit, termasuk untuk merampok para penumpang lainnya.

Aksi keji ini mengagetkan seisi negeri dan kini menjadi topik hangat berbagai obrolan di jaringan media sosial. Sebelumnya muncul pula aksi pemerkosaan terhadap seorang turis pada akhir Maret yang langsung memicu kekhawatiran bagaimana jadinya urusan keamanan nanti di ajang Piala Dunia yang akan diselenggarakan tahun depan serta olimpiade tahun 2016.

Beberapa hari berikutnya tujuh orang tewas setelah sebuah bus yang padat penumpang terjun dari sebuah jembatan yang diduga merupakan buah dari pertengkaran antara seorang penumpang dan sopir bus naas itu.

Setelah beberapa kejadian ini, Wali Kota Rio de Janeiro Eduardo Paes mengatakan akan memperketat pengamanan di kota itu dan mengawasi operasi transportasi publik.

Karena obat

Nyatanya kemudian malah terjadi kasus pemerkosaan yang menggegerkan ini pada Jumat (3/5/2013) siang. Kepada aparat, para saksi mata menyebut perampok dan pemerkosa itu memilih bus yang hanya berisi sekitar 10 penumpang menyuruh mereka duduk di bagian depan dan memerintahkan sopir terus menyetir.

Ia lalu menguras harta para korban, kemudian memukul seorang penumpang perempuan dengan senjatanya lalu memerkosanya. Penjahat itu diduga melakukan kekejiannya di bawah pengaruh obat. Ia lalu kabur dan lari menyeberangi jalan tol yang ramai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rekaman video dari kejadian di bus ini sedang diselidiki dan polisi tengah menyusun sketsa pelaku, kata aparat.

Perampokan dalam bus digambarkan sebagai hal biasa di Rio de Janeiro maupun kota-kota Brasil lainnya, tetapi aksi kekerasan parah yang baru terjadi ini juga menggemparkan media setempat.

Urusan memberantas tindak kriminal adalah salah satu persoalan besar Brasil menjelang perannya sebagai tuan rumah ajang akbar olahraga dunia mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.