Amerika Tengah Ingin Gas Murah

Kompas.com - 04/05/2013, 18:53 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Pertemuan antara negara-negara kawasan Amerika Tengah dengan Presiden AS Barack Obama di San Jose, Kosta Rika, membuahkan dua hasil penting. Pertama, negara-negara kawasan itu menginginkan pasokan gas dari AS berbanderol murah. Kedua, Amerika Tengah juga ingin AS memberi jaminan lebih untuk mencegah perdagangan obat bius.

Sebagaimana warta AP pada Sabtu (4/5/2013), Kosta Rika menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi Sistem Integrasi Amerika Tengah pada Jumat kemarin. Perkumpulan itu, dalam bahasa Spanyol disingkat SICA. Perhelatan itu menggandeng Negeri Uwak Sam sebagai mitra.

Ihwal obat bius itu, Presiden El Salvador Mauricio Funes mengatakan peran besar AS itu amat diperlukan. "Soalnya, pasokan tetap ada kalau dibarengi dengan konsumsi,"katanya diplomatis.

Sementara, Presiden Guatemala Otto Perez Molina mengajukan usul agar dibuka dialog komprehensif untuk legalisasi obat bius.

Pada bagian selanjutnya, para pemimpin Amerika Tengah kembali menyampaikan soal pasokan gas murah dari AS. Paling mengemuka adalah catatan Presiden Panama Ricardo Martinelli. "Kalau kami mendapat gas dengan harga lebih mahal, produk-produk Amerika Tengah tak kompetitif. Itu menjadi tidak baik juga buat AS,"tuturnya.

Kendati begitu, pertemuan itu juga mafhum kalau AS tengah mengalami kondisi perekonomian yang kurang baik kali ini. SICA beranggotakan Guatemala, Belize, Honduras, El Salvador, Nikaragua, Kosta Rika, dan Panama. Sementara, Republik Dominika masih berstatus anggota mitra.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X