Kompas.com - 03/05/2013, 23:25 WIB
EditorPalupi Annisa Auliani

RIYADH, KOMPAS.com - Sepekan banjir di Arab Saudi, 24 orang sudah dinyatakan tewas dan empat orang lain masih hilang. Hujan lebat terus turun di negeri gurun itu dan menyebabkan banjir.

Saudi Press Agency melaporkan tim pertahanan sipil dikerahkan di daerah yang direndam banjir, dan terus menangani batu longsor di lembah. "Kami masih terus mencari orang yang hilang," kata Direktur Jendral Pertahanan Sipil Letnan Jendral Saad bin Abdullah At-Tuwaijri, seperti dikutip Xinhua.

Hingga Jumat (3/5/2013), tim pertahanan sipil telah menangani 42.639 kasus yang diakibatkan hujan dan banjir ini. Saad mengatakan rencana darurat telah membantu mengurangi kerusakan serta korban jiwa. Saad meminta masyarakat tak mendatangi tempat-tempat wisata yang berada di lembah, sampai cuaca dinyatakan normal.

Arab Saudi dilanda hujan lebat dan sedang di berbagai kabupaten sejak sepekan silam. Kejadian serupa sebelumnya terjadi pada 1981, 1982, dan 1983, yang saat itu sampai menyebabkan lembah terbesar di kerajaan tersebut dipenuhi air.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.