Kompas.com - 03/05/2013, 20:38 WIB
EditorErvan Hardoko

BANGKOK, KOMPAS.com — Kuasa hukum Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra, Jumat (3/5/2013), menggugat seorang kartunis ternama Thailand karena menyamakan sang perdana menteri dengan PSK dan memuat karyanya di Facebook.

Chai Rachawat, seorang kartunis harian ternama Thailand, mengunggah foto Yingluck, Selasa (30/4/2013), ke akun Facebook-nya. Namun, gambar kartun itu disertai kalimat yang dianggap menghina Yingluck.

"Seorang PSK bukanlah orang jahat, mereka hanya menjual tubuhnya. Namun, seorang perempuan jahat menjual negaranya," demikian isi kalimat itu.

Status Facebook Chai tampaknya ditujukan terhadap pidato Yingluck dalam sebuah forum demokrasi di Mongolia. Di sana, Yingluck dengan berapi-api mengecam penggulingan kakaknya, Thaksin Shinawatra, dari kursi perdana menteri pada 2006.

"Seorang pengacara yang mendapat kuasa dari perdana menteri mengajukan gugatan terhadap Chai Rachawat untuk pencemaran nama baik," kata Kolonel Pattarapol Sanitwing Na Ayudhya dari kepolisian Bangkok.

Kuasa hukum Yingluck juga memasukkan dua gugatan lain, yaitu untuk dugaan fitnah dan kejahatan cyber, demikian Kolonel Pattarapol.

Jika semua gugatan itu bisa dibuktikan di pengadilan maka Chai bisa dijatuhi hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Penghinaan yang dilakukan Chai Rachawat dengan menyebut pemimpin negeri ini sebagai seorang pelacur sangat tidak bisa diterima," kata anggota parlemen, Jarupan Kuldiloke, dalam sebuah pernyataan yang mewakili Partai Pheu Thai, yang mengusung Yingluck.

Kepolisian Bangkok kini akan menyelidiki gugatan terhadap Chai Rachawat yang nama aslinya adalah Somchai Katunyutanan, sebelum memutuskan apakah sang kartunis bisa dijadikan tersangka atau tidak.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X