Kompas.com - 02/05/2013, 17:44 WIB
EditorErvan Hardoko

KABUL, KOMPAS.com - Serangan bom Taliban menewaskan delapan anggota polisi Afganistan, Kamis (2/5/2013), di Provinsi Logar, tak jauh dari ibu kota Kabul. Serangan ini terjadi hanya empat hari setelah Taliban mengumumkan "serangan musim semi".

Saat diserang, anggota Polisi Lokal Afganistan (ALP) tengah melakukan patroli bersama dengan pasukan koalisi pimpinan NATO dekat kota Puli Alam, Provinsi Logar.

"Salah satu mobil polisi menghantam bom rakitan. Akibatnya delapan anggota ALP tewas dan mobil yang mereka gunakan hancur," kata Wakil Kepala Polisi Provinsi Logar, Rais Khan Sadeq.

Sementara itu, juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan kelompoknya bertanggung jawab atas serangan itu.

"Sejumlah besar polisi tewas dan sejumlah besar polisi lainnya luka," kata Mujahid tanpa memberi rincian.

Sejak dibentuk pada 2010, ALP sudah memicu kontroversi. ALP dibentuk sebagai pasukan pengamanan tingkat komunitas untuk mereduksi aksi kekerasan di sejumlah kawasan paling berbahaya di Afganistan.

ALP dibentuk sebangai kekuatan lokal untuk menghadapi Taliban di kawasan yang kekurangan personel polisi dan tentara. Namun, ALP kerap dikritik karena sikap dan pelatihan yang sangat buruk.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X