Kompas.com - 02/05/2013, 17:16 WIB
EditorErvan Hardoko

BANGKOK, KOMPAS.com - Orang-orang bersenjata di Thailand selatan menembak mati enam warga, termasuk anak balita, dalam serangan di sebuah desa di Provinsi Pattani, Thailand selatan, Kamis (2/5/2013).

Polisi setempat mengatakan para penyerang mengeluarkan tembakan senjata otomatis. Sebagian korban tewas adalah warga setempat dari komunitas Buddha.

Wartawan BBC di Bangkok Jonah Fisher melaporkan pelaku tiba di depan toko di desa itu dengan mengendarai sepeda motor pada Rabu malam (1/5/2013).

"Mereka tampak mengeluarkan tembakan secara membabi buta ke arah toko, dan enam orang termasuk anak yang usianya belum mencapai tiga tahun tewas," tutur Jonah Fisher.

Seorang lainnya masih dirawat di rumah sakit.  

Pembalasan

Para pelaku meninggalkan catatan di lokasi kejadian tetapi tidak menyebut nama kelompok yang bertanggung jawab.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam catatan hanya disebutkan bahwa serangan dilakukan sebagai pembalasan atas kematian teman-teman mereka.

"Pernyataan itu mungkin merujuk pada peristiwa hampir tiga bulan ketika 16 orang pemberontak tewas ketika mereka berusaha merebut pangkalan militer Thailand," kata Jonah Fisher.

Insiden terjadi dua hari setelah perundingan antara kelompok separatis dengan pemerintah Thailand yang diadakan di Malaysia berakhir tanpa kesepakatan.

Lebih dari 5.000 orang tewas dalam kekerasan di Thailand selatan yang mayoritas penduduknya Muslim sejak perlawanan bermula pada 2004.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X