Kompas.com - 01/05/2013, 17:41 WIB
EditorErvan Hardoko

KARACHI, KOMPAS.com — Kekerasan jelang pemilu Pakistan terus terjadi. Kali ini seorang politisi lolos dari maut akibat aksi bom bunuh diri di wilayah selatan Pakistan, Rabu (1/5/2013).

Serangan bom bunuh diri itu terjadi di distrik Shikarpur, Provinsi Sindh, sekitar 400 kilometer dari kota Karachi, ketika salah seorang kandidat pemilu Mohammad Ibrahim Jatoi tengah berkampanye.

"Seorang pelaku bom bunuh diri yang mengendarai sepeda motor meledakkan diri di dekat mobil Tuan Jatoi. Beruntung dia tak terluka sedikit pun," kata seorang petugas polisi, Zaheer Mahesar.

Dalam insiden itu, satu-satunya korban tewas adalah pelaku bom bunuh diri, sementara dua orang pejalan kaki mengalami luka.

Jatoi, politisi dari Partai Rakyat Nasional, yang terbilang partai gurem ini, baru saja selesai berkampanye ketika seorang pengebom bunuh diri menyerang.

"Di lokasi serangan kami menemukan potongan tangan dan kepala pelaku," kata Mahesar.

Kepala Kepolisian Distrik Mohammad Ibrahim Jatoi Ghulam Afzari membenarkan insiden bom bunuh diri itu dan mengatakan bahan peledak yang digunakan dalam aksi itu seberat enam kilogram.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kekerasan menjelang pemilu Pakistan terus meningkat. Sejak April lalu, setidaknya 61 orang sudah tewas dalam berbagai serangan yang mengincar politisi dan partai politik itu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X