Hezbollah Nyatakan Dukungan untuk Suriah

Kompas.com - 01/05/2013, 10:32 WIB
EditorEgidius Patnistik

Pemimpin kelompok militan Lebanon, Hezbollah, menyatakan Suriah memiliki teman sesungguhnya yang tidak akan membiarkan mereka jatuh oleh AS, Israel atau radikal Islamis.

Hassan Nasrallah mengatakan oposisi Suriah terlalu lemah untuk menjatuhkan rezim militer Bashar al-Assad. Dia menyatakan dukungan tersebut dalam sebuah pidato yang disiarkan stasiun TV Hezbollah, Al-Manar.

Wartawan BBC melaporkan, pidato yang disampaikannya tersebut mengonfirmasi bahwa kelompoknya secara diam-diam terlibat dalam pertempuran di Suriah.

Oposisi Suriah selama ini mengklaim bahwa pergerakan kaum Syiah dukungan Iran telah menyediakan milisi untuk membantu Assad, sebuah dukungan kunci dari Hezbollah.

"Sejumlah besar pemberontak bersiap untuk menguasai desa-desa yang dihuni warga Lebanon... jadi itu adalah normal untuk menawarkan setiap bantuan yang memungkinkan dan dibutuhkan untuk membantu tentara Suriah," kata Nasrallah dikutip kantor berita AFP.

Tempat Suci

Pemimpin Hezbollah ini mengatakan bahwa mereka tidak pernah menyembunyikan martir mereka, tetapi laporan yang menyebutkan banyak pejuang mereka yang tewas disebutnya bohong.

Dia juga memperingatkan bahwa jika sebuah tempat suci Syiah di selatan Damaskus - yang diberi nama Sayida Zeinab, cucu Nabi Muhammad - akan dihancurkan, hal itu akan ''mengobarkan balas dendam yang tidak dapat dikontrol'', katanya.

Nasrallah juga mencoba untuk menjamin penonton domestik bahwa - diatas itu semua - Hezbollah ingin menghindari perang Suriah masuk ke Lebanon, tetapi wartawan BBC melaporkan banyak warga Lebanon yang merasa tidak nyaman dengan perkembangan terbaru.

Pengumuman Hezbollah mengemuka beberapa jam setelah 14 orang tewas akibat ledakan hebat di Damaskus, dan sehari setelah Perdana Menteri Suriah, Wael al-Halqi, lolos dari sebuah bom mobil di ibukota Suriah.

Pasukan pemerintah dan pemberontak telah bertempur di dalam dan di sekitar Damaskus selama berbulan-bulan, tetapi kedua belah pihak tidak ada yang menyerah. Lebih dari 70.000 orang tewas sejak pertempuran antara pasukan Suriah dengan pemberontak pecah di bulan Maret 2011 silam.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X