Kompas.com - 29/04/2013, 13:58 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

TOKYO, KOMPAS.com — Perusahaan penerbangan Jepang, All Nippon Airways (ANA), sukses melakukan penerbangan percobaan atas pesawat Boeing 787 miliknya sejak terjadi masalah pada baterai pesawat ini awal tahun ini.

Problem baterai yang terbakar membuat pesawat Boeing 787 tak boleh terbang selama beberapa bulan terakhir.

Kantor berita AP, Senin (29/4/2013), melaporkan, dalam penerbangan percobaan ini, Presiden Divisi Konsumen Penerbangan Boeing Ray Conner dan Presiden ANA Shinichiro Ito ikut dalam pesawat Boeing 787 tadi. Penerbangan selama dua jam itu berlangsung baik dan pesawat kemudian balik ke Bandara Haneda Tokyo, Jepang.

Pesawat Boeing 787 dilarang terbang setelah baterai yang digunakan pesawat ini terbakar dan menimbulkan asap. Kejadian ini dialami sebuah Boeing 787 milik ANA dan sebuah pesawat Boeing 787 lainnya milik ANA.

Kejadian ini hanya berselang kurang dari dua pekan pada Januari lalu. Penyebab utama dari problem pada baterai ini belum juga terungkap. Sejak kejadian ini, Boeing terus mengembangkan dan melakukan tes atas sejumlah baterai dan sistem yang ada. Juga dikembangkan desain untuk mencegah jika terjadi kebakaran.

Kementerian Transportasi Jepang menyejui langkah perbaikan dari Boeing menyusul tindakan serupa juga dilakukan Administrasi Penerbangan Federal AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.