Tentara Diperkosa Perempuan

Kompas.com - 29/04/2013, 11:37 WIB
EditorEgidius Patnistik

MUTARE, KOMPAS.com — Seorang tentara diduga telah diculik dan diperkosa perempuan selama empat hari sebelum kemudian dilempari batu dan dibuang di kawasan pegunungan.

Nasib malang tentara berusia 25 tahun itu bermula ketika ia pada 19 April tengah malam di kawasan pusat bisnis di Birchenough Bridge, Zimbabwe, menerima tawaran tumpangan ke kota Mutare, juga di Zimbabwe. Saat itu, dua perempuan dan seorang pria berada di dalam sebuah mobil Mercedes Benz. Setelah berkendara selama sekitar satu jam menuju kota, pengemudi mengalihkan mobilnya dari rute yang sebenarnya.

Korban mengeluh. Namun, ia malah diancam dengan sebilah pisau.

Juru bicara kepolisian Manicaland, Wakil Inspektur Nuzondiwa Clean, mengatakan kepada harian Zimbabwe, Newsday, "Setelah menyimpang dari rute, korban bertanya mereka menuju ke mana dan mereka mengatakan kepadanya bahwa mereka mau mencari makanan. Tentara itu minta untuk diturunkan, tapi sopir mengeluarkan pisau dan mengancamnya dengan pisau tersebut. Salah satu dari penumpang perempuan itu menutup matanya dengan kain hitam."

Menurut Clean, mereka kemudian membawa korban ke sebuah rumah yang tidak diketahui. Di sana mereka menanggalkan pakaiannya, lalu mengambil teleponnya dan uang tunai sejumlah 35 dollar AS.

Berdasarkan pengakuan korban, para tersangka kemudian memerintahkan tentara itu untuk berhubungan intim dengan salah satu dari perempuan tersebut pada beberapa kesempatan.

Dia disandera dari tanggal 19 hingga 23 April. Saat hendak dibebaskan, tentara itu ditutup lagi matanya dan diturunkan di Pegunungan Dangamvura. Menurut polisi, ketika diturunkan, kaki kiri sang tentara dilempari batu sehingga menyebabkan cedera serius. Para tersangka kemudian pergi.

Tentara yang tidak disebutkan namanya itu membuat laporan di Kantor Polisi Sakubva. Polisi kini melakukan investigasi dan memburu para tersangka.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X