Kompas.com - 25/04/2013, 16:24 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com — Persiapan terwujudnya komunitas ekonomi ASEAN (AEC) pada 2015 nyaris kelar, demikian menurut pengakuan pemimpin Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah. Kepada media, sebagaimana warta AP pada Kamis (25/4/2013), Sultan Bolkiah di Bandar Seri Begawan mengatakan, setidaknya pekerjaan untuk mencapai sinergi sepuluh negara ASEAN sudah rampung 77 persen. "Jumlah itu setara dengan 259 pengukuran dari total cetak biru yang digarap," katanya.

Sultan Bolkiah mengatakan, saat ASEAN mengadopsi AEC pada 2007, pertumbuhan di ASEAN terbilang signifikan. Kalau pada 2007 pertumbuhan pendapatan per kapita kawasan itu di posisi 2.267 dollar AS, pada 2009 angkanya menanjak di posisi 3.759 dollar AS.

Lalu, angka perdagangan ASEAN tumbuh 16,8 persen pada 2010 menuju 2011. Pada 2010, angka itu besarnya 2,05 triliun dollar AS. Sementara pada 2011, angkanya ada di posisi 2,4 triliun dollar AS.

Sultan mencatat, perdagangan antarnegara ASEAN dalam periode itu mencapai 598 miliar dollar AS. "Angka ini naik 15,1 persen," katanya.

ASEAN pun mencatat angka investasi asing langsung di posisi 114 miliar dollar AS pada 2011. Posisi ini menanjak 23 persen dari setahun sebelumnya.

ASEAN juga bekerja sama dalam program Kemitraan Regional Ekonomi Komprehensif (RCEP) yang menjadi blok perdagangan bebas terbesar dunia. Pasalnya, ASEAN menggandeng enam negara lainnya, yakni China, India, Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.