Kompas.com - 24/04/2013, 07:42 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

SYDNEY, KOMPAS.com - Universitas Sydney, Australia, akan menjadi tuan rumah kuliah yang diadakan pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama bulan Juni.

Dalam pernyataannya, Direktur Institut Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (IDHR), Jon Keane, mengatakan, universitas menyambut baik kedatangan Dalai Lama di kampus Universitas Sydney.

Sebelumnya, Universitas Sydney membatalkan kunjungan Dalai Lama dengan alasan logistik bahwa pada bulan Juni itu sedang musim liburan sehingga tidak banyak mahasiswa yang ada. Namun kalangan lain menyebut bahwa Universitas Sydney memiliki hubungan yang erat dengan pemerintah China.

"Universitas Sydney dan IDHR tetap menganut prinsip bahwa akademisi bebas, mengundang ke kampus siapa saja yang memberikan kontribusi sah bagi perdebatan publik." kata Prof Keane.

"Diharapkan kuliah di pertengahan Juni ini akan menjadi bukti komitmen Universitas Sydney untuk membangun dialog konstruktif mengenai masalah Tibet dan kawasan yang lebih luas."

Menurut laporan smh.com.au, hari Rabu (24/4/2013), rencana kedatangan Dalai Lama sudah muncul pada bulan Januari, dan IDHR akan menjadi tuan rumah dengan kuliah berlangsung di Seymour Center.

Namun beberapa mahasiswa mengatakan, universitas menerapkan kondisi ketat bagi kunjungan tersebut, dengan pertemuan tidak boleh menampilkan logo universitas dan media tidak boleh hadir. Universitas kemudian resmi membatalkan acara 2 April lalu.

Menurut laporan koresponden Kompas di Australia, L Sastra Wijaya, kontroversi ini kemudian muncul di media dalam pemberitaan ABC dalam program televisi 7.30. Di Universitas Sydney terdapat Pusat Konfusius yang mendapatkan dukungan kuat dari pemerintah China. 

Dalai Lama sebenarnya tidak lagi membuat pernyataan politik, namun pemerintah China mengutuknya karena meningkatnya bunuh diri para pendeta Tibet baik di dalam China maupun di tempat lain. Sejak tahun 2009, sekitar 100 pendeta Tibet membakar diri memprotes pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan China.

Dalam kuliah di Universitas Sydney ini nantinya hanya boleh dihadiri oleh mahasiswa universitas tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.