Kompas.com - 22/04/2013, 16:48 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Bukan perkara gratis gelontoran fulus hingga sekitar 30,84 juta dollar AS dari kocek pemerintah negara bagian New South Wales (NSW), Australia. Menurut warta ABC pada Senin (22/4/2013), dana yang setara dengan 30 juta dollar Australia itu ditujukan ke rekening maskapai penerbangan nasional Australia, Qantas Airways. Pasti ada "apa-apa" di balik uang segede itu!

Nah, tujuan pemberian duit begitu banyak tersebut termaktub dalam perjanjian kemitraan kedua belah pihak. Pemerintah NSW ingin kedatangan lebih banyak turis dari AS, Eropa, China, Asia Tenggara, Jepang, dan Selandia Baru. Terus, yang bertugas mengangkut mereka pergi pulang, ya, Qantas. "Perjanjian itu untuk tiga tahun ke depan dari sekarang,"begitu kata Ketua NSW Barry O'Farrel di ibu kota negara bagian itu, Sydney.

Tak cuma itu, kedua pihak juga bakal menyiapkan dana 15 juta dollar Australia untuk meningkatkan promosi pariwisata Sydney dan kawasan NSW. "Semua promosi itu untuk menyedot wisatawan asing,"kata O'Farrel.

Sementara itu, CEO Qantas Alan Joyce mengatakan lebih dari 50 persen pendatang asing masuk ke Australia melalui Bandara Internasional Sydney. Makanya, Qantas menyambut baik kerja sama kemitraan itu. "Kampanye kerja sama akan dimulai pada September tahun ini," demikian Alan Joyce.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X