Kompas.com - 20/04/2013, 11:29 WIB
EditorEgidius Patnistik

BOSTON, KOMPAS.com Motif di balik peledakan bom di Boston masih didalami para penyelidik AS. Dua tersangka pelaku sejauh ini baru diketahui sebagai pemuda asal Chechnya yang mengungsi dari wilayah yang dicabik konflik di Rusia selatan itu.

Pihak FBI mengatakan, salah seorang tersangka, yaitu Tamerlan Tsarnaev, yang telah tewas dalam baku tembak dengan polisi pada Jumat (19/4/2013) dini hari waktu setempat, pernah diwawancarai agen lembaga penyelidik federal itu atas permintaan sebuah pemerintah asing. Dari penyelidikan itu, kata FBI, "tidak ada informasi tercela" tentang Tamerlan Tsarnaev. Ia dan adiknya, Dzhokhar Tsarnaev, yang juga jadi tersangka dan kini telah ditangkap, pun tinggal secara legal di AS.

Namun, sebuah laman di YouTube yang dilaporkan milik Tamerlan Tsarnaev mungkin dapat menyingkap tabir mereka. MailOnline, Jumat, melaporkan, laman di YouTube itu mengungkapkan bahwa mereka mungkin saja telah menjadi pengikut dua ulama radikal. Ulama pertama berkhotbah menentang "kejahatan yang merusak dari Harry Potter" dan ulama kedua membela Al Qaeda di Chechnya, tempat asal mereka.

Seorang pengguna YouTube bernama Tamerlan Tsarnaev telah mem-posting beberapa video berisi khotbah dari kedua ulama fundamentalis itu. Nama pemilik laman itu sama dengan nama salah satu tersangka pelaku bom Boston itu. Belum ada konfrimasi apakah itu merujuk ke orang yang sama.

Di laman Tsarnaev ada sebuah video dari Abdel al-Hamid al-Juhani, ulama Rusia yang dilaporkan telah mengkhotbahkan ajaran radikal yang biasanya diserukan Al Qaeda. Al-Juhani adalah, "Ideolog penting bagi Al Qaeda di Chechnya dan Kaukasus," kata Mary Habeck, profesor di Johns Hopkins University yang mempelajari Islam radikal, kepada Daily Beast. Tsarnaev juga mem-posting sebuah video tentang "The Black Flags From Khorasan", yang menurut Habeck merupakan istilah untuk Al Qaeda.

Ulama lainnya yang ada di laman YouTube Tsarnaev adalah Feiz Mohammed, pengkhotbah Lebanon kelahiran Australia yang ajaran fundamentalisnya mencakup kecaman terhadap Harry Potter karena menyebarkan paganisme (kekafiran). Salah satu video diunggah pada April lalu. Dia menyebut Harry Potter penyembah berhala dan musuh Allah.

Tsarnaev juga mengunggah sebuah video dari Ulama Feiz Muhammad yang mengajarkan bahwa kaum Muslim bukan pengikut iman yang baik jika mereka tidak mematuhi semua sunah atau peraturan dari para ulama Islam. Peraturan itu tidak tercantum dalam Al Quran. Menurut sebuah surat kabar Belanda, Feiz Muhammad juga mendesak para pengikutnya untuk memenggal kepala politisi Belanda, Geert Wilders, karena kampanye Wilders yang melawan Islam di Belanda.

Tamerlan Tsarnaev dan adiknya, Dzhokhar Tsarnaev, diyakini berada di balik pengeboman yang menewaskan tiga orang dan menyebabkan puluhan orang cacat serta setidaknya 170 orang terluka di dekat garis finis Maraton Boston, Senin lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.