Akibat Terlalu Tampan, 3 Pemuda Ditahan Polisi Syariah Saudi - Kompas.com

Akibat Terlalu Tampan, 3 Pemuda Ditahan Polisi Syariah Saudi

Kompas.com - 17/04/2013, 20:13 WIB

RIYADH, KOMPAS.com — Sebuah festival kebudayaan Timur Tengah Genaderia di ibu kota Arab Saudi yang digelar pada Minggu (14/4/2013) memicu sebuah insiden ketika polisi Syariah Arab Saudi "menyerbu" gerai milik Uni Emirat Arab.

Para polisi syariah itu kemudian menahan tiga pemuda Uni Emirat Arab dengan alasan ketiga pemuda itu "terlalu tampan". Demikian dikabarkan situs berita Arab Saudi, Elaph.

"Seorang petugas festival mengatakan, tiga warga Emirat dibawa pergi karena mereka dianggap terlalu tampan. Polisi Syariah khawatir ketampanan mereka bisa membuat para perempuan yang datang ke festival bergunjing dan menyukai mereka," demikian lapor Elaph.

Ketiga pemuda "tampan" itu dikabarkan langsung dideportasi dari Arab Saudi ke Abu Dhabi.

Ternyata insiden di gerai milik Uni Emirat Arab tak hanya melibatkan tiga pemuda tampan itu, tetapi juga melibatkan penyanyi perempuan terkenal UEA, Aryam.

Aryam mengakui dia memang berada di paviliun UEA dan tidak berniat untuk bernyanyi.

"Saya memang mengunjungi paviliun UEA sebagai anggota delegasi. Saya berada di sekitar 20 detik dan tidak berniat bernyanyi," papar Aryam.

Aryam, yang kelahiran Mesir, mengaku diundang oleh Kementerian Budaya dan Pariwisata Abu Dhabi saat insiden terjadi. Polisi Syariah langsung mendatangi paviliun UEA saat Aryam menyapa penggemarnya dan sedikit melantunkan lagu untuk mereka.

Namun, perwakilan UEA dalam festival itu mengatakan kunjungan Aryam sama sekali tidak direncanakan.

"Kunjungan Aryam murni di luar jadwal karena tidak termasuk dalam jadwal program yang kami serahkan ke panitia festival," kata Ketua delegasi UEA, Saeed Al Kaabi.

Gubernur Riyadh sudah memerintahkan penyelidikan atas kasus ini.

 


EditorErvan Hardoko
Komentar

Terkini Lainnya

Sibuk Bekerja, Seorang Pria Telantarkan Jenazah Ayahnya selama 2 Bulan

Sibuk Bekerja, Seorang Pria Telantarkan Jenazah Ayahnya selama 2 Bulan

Internasional
Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional
Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional
Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Internasional
Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional
Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional
Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional
Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional
Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional
Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Regional
Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional
Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Regional
Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Internasional
Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Internasional

Close Ads X